![]() |
| Kapolresta Pontianak Ajak Warga Dialog Lewat Podcast Live TikTok Hi Pontianak. |
Pontianak – Kapolresta Pontianak, Endang Tri Purwanto, memanfaatkan platform digital untuk memperkuat komunikasi publik dengan hadir sebagai narasumber dalam podcast live TikTok yang disiarkan melalui akun Hi Pontianak, Rabu (11/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam merespons isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung dan terbuka.
Siaran yang berlangsung santai namun substansial tersebut memberi ruang bagi warga Kota Pontianak untuk menyampaikan pertanyaan secara real time, mulai dari persoalan lalu lintas hingga fenomena sosial yang meresahkan.
Dialog Terbuka Soal Lalu Lintas dan Keamanan Lingkungan
Dalam sesi interaktif itu, sejumlah warganet menyoroti kondisi lampu lalu lintas di beberapa titik yang dinilai kurang dipatuhi pengguna jalan. Menanggapi hal tersebut, Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Pontianak telah menempatkan personel di jam-jam sibuk serta di persimpangan rawan kemacetan dan pelanggaran.
Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan penertiban lalu lintas tidak hanya bertumpu pada aparat, melainkan juga kesadaran kolektif masyarakat.
“Petugas sudah kami siagakan, tetapi disiplin pengguna jalan tetap menjadi kunci utama keselamatan bersama,” ujarnya dalam siaran langsung tersebut.
Isu lain yang mencuat adalah fenomena “perang sarung” yang kerap muncul terutama di kalangan remaja pada momen-momen tertentu. Meski kerap dianggap sebagai tradisi permainan, praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan bahkan korban luka.
Kapolresta menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan patroli preventif dan pendekatan persuasif guna mencegah eskalasi. Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah.
Ke depan, Polresta Pontianak berencana mengedepankan pendekatan berbasis keluarga, termasuk melibatkan peran ibu dalam pengawasan sosial. Strategi ini dinilai efektif karena kedekatan emosional orang tua dengan anak dapat menjadi benteng awal pencegahan kenakalan remaja.
Optimalisasi Layanan Call Center 110
Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta juga mengingatkan masyarakat tentang layanan call center 110 yang dapat diakses secara gratis untuk melaporkan gangguan kamtibmas. Ia bahkan menunjukkan secara langsung melalui telepon genggamnya bagaimana operator merespons aduan yang masuk.
Layanan 110 merupakan bagian dari sistem respons cepat Polri yang dirancang untuk mempercepat penanganan laporan awal masyarakat. Di tengah meningkatnya penggunaan media sosial sebagai saluran pengaduan, penguatan call center resmi menjadi langkah penting agar laporan tercatat secara administratif dan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Dari sisi pelayanan publik, transparansi semacam ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Respons cepat dan terbuka di ruang digital juga memperkecil jarak antara aparat dan warga.
Strategi Komunikasi Digital dan Generasi Z
Kehadiran Kapolresta di platform TikTok menunjukkan adaptasi kepolisian terhadap pola konsumsi informasi generasi muda. Hi Pontianak sebagai media berbasis Gen Z menjadi kanal strategis untuk menjangkau audiens yang selama ini lebih aktif di media sosial ketimbang forum formal.
Pendekatan komunikasi dua arah melalui live streaming memungkinkan klarifikasi isu secara langsung, sekaligus mengurangi potensi misinformasi yang kerap berkembang di ruang digital. Model komunikasi ini sejalan dengan semangat transformasi Polri yang menekankan transparansi dan pelayanan berbasis teknologi.
Pengamat komunikasi publik menilai bahwa keterlibatan aparat di ruang digital dapat memperkuat legitimasi institusi, selama disertai konsistensi tindakan di lapangan. Interaksi langsung tidak hanya membangun citra, tetapi juga membuka ruang akuntabilitas.
Dampak bagi Masyarakat Pontianak
Bagi masyarakat Kota Pontianak, forum dialog semacam ini memberi akses lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus datang langsung ke kantor kepolisian. Hal ini relevan di tengah kebutuhan akan pelayanan publik yang cepat, praktis, dan responsif.
Isu lalu lintas, kenakalan remaja, hingga mekanisme pelaporan merupakan persoalan yang bersinggungan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga. Dengan adanya komunikasi terbuka, potensi kesalahpahaman antara aparat dan masyarakat dapat diminimalkan.
Di sisi lain, partisipasi aktif warga juga menjadi indikator meningkatnya kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Keterlibatan publik dalam diskusi kamtibmas mencerminkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama.
Menuju Polri yang Lebih Humanis dan Responsif
Kegiatan podcast live ini menjadi contoh konkret transformasi komunikasi Polri di tingkat daerah. Alih-alih hanya mengandalkan rilis formal, kepolisian kini mulai memanfaatkan platform digital untuk membangun dialog yang lebih cair dan inklusif.
Ke depan, tantangannya adalah memastikan bahwa interaksi digital tersebut diikuti dengan implementasi kebijakan yang konsisten di lapangan. Respons cepat terhadap laporan 110, penegakan disiplin lalu lintas, serta pencegahan kenakalan remaja harus terus diperkuat agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Dengan pendekatan komunikasi yang lebih terbuka dan adaptif, Polresta Pontianak berupaya membangun relasi yang lebih erat dengan masyarakat. Jika pola dialog ini terus dikembangkan, bukan tidak mungkin partisipasi publik dalam menjaga keamanan kota akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat fondasi kamtibmas di Kalimantan Barat.
